Sudahkah Kita Renungkan??


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

   Bicara soal kehidupan tentunya tidak ada ada habisnya, pernah kah kalian berfikir sudah berapa lama kehidupan di dunia ini, sudah berapa lama Bumi ini mengitari Matahari dan sudah berapa lama pula Bulan setia mengitari Bumi, pernahkah kita berfikir apakah dunia ini memiliki usia?berapa usianya?berapa lama bumi ini akan terus berputar, berapa lama pula bulan akan terus pada garis orbitnya, jika bulan keluar dari garis orbitnya dan bertabarakan dengan bumi tentu hancur bumi ini.

   Kita tahu bumi ini memiliki lapisan di udara, kita juga tahu apabila lapisan atmosfir bumi ini, hari demi hari akan terus menipis karena kehidupan kita yang tidak peduli, kita tahu gunung es di bumi ini sangat besar dan jika itu meleleh airnya memenuhi lautan dapatkan terbayang ketika lautan pun airnya meluap ke daratan bersamaan gesekan lempeng bumi yang membangunkan gunung-gunung berapi yang tertidur lelap menjadi murka dengan letusan-letusan yang memiluku, mungkin itulah hari akhir dari bumi yang sudah waktunya untuk beristirahat atau akhir dari dunia yang sudah jenuh dengan kehidupan-kehidupan yang memilukan, seperti firman Allah SWT dalam (QS  Al Waqiah : 4-6) apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya, maka jadilah dia debu yang berterbangan.

   Mungkin seperti itulah hari akhir, tapi tidak ada satu pun orang di dunia ini yang tahu kapan itu hari akhir dan seperti apa?, karena hanya Allah SWT yang tahu atas semua itu.

  • Sekarang anda dapat melihat pada diri anda siapakah saya?
  • Berapakah usia saya?
  • Berapa lama pula kita akan di dunia ini?
  • Apa sajakah yang telah saya lakukan selama hidup ini?
  • Sudah benarkan yang saya lakukan?
  • Apakah saya sudah membahagiakan orang-orang yang berjasa kepada saya?
  • Sudahkan kita membuat orang tua kita bangga?
  • Sudahkan kita melaksanakan perintah sang pencipta atas kewajiban seorang manusia?

   Dari pertanyaan itu semua mana yang bisa kita jawab, mana pula yang sudah kita lakukan?kehidupan itu tidak jalan di tempat, kehidupan  itu terus berjalan, mengalir bersama waktu.

   Lihatlah ke masa lalu kita, maka bayangkanlah ketika sang ibu mengandung kita, 9 bulan 10 hari atau kurang dari itu ibumu mengandungmu dan ayahmu menjaga mu, lalu bayangkan masa ketika pertama kali tampil di dunia ini, demi itu ibumu bertaruh nyawa, setelah semua terlewati, ibu, ayah dan semua keluargamu tersenyum sambil bersyukur Alhamdulillah, terlihat wajah polos nan fitri pada diri kita yang disebut bayi, saat waktu terus berlalu kita tumbuh berkembang dengan penuh kasih sayang dari ibu dan ayah pada saat ini kita disebut balita, itulah usia dimana kita menerima indahnya kehidupan dengan rasa manja kita padanya, saat kita memasukin masa SD usia 7 tahun kini saatnya merubah pola kehidupan kita usia dimana kita untuk belajar mengenali kehidupan sebagai anak-anak, beranjak ke masa remaja usia ini kita mulai diberikan kepercayaan dari orang tua dengan tetap menjaga etika dengan tanggung jawab segala perbuatan kita kepada Allah SWT, masuk keusia dewasa kita saatnya lepas dari orang tua, batas dari kita untuk membuat orang tua kita bahagia bila sampai usia ini kita gagal betapa kecewanya kita, saat kita menjadi tua maka akan terciptalah kita dengan pribadi yang berbeda dengan tanggung jawab yang sangat besar atas keluarga dan anak-anak kita kelak.

   Saat ini di golongan manakah kita? Apakah anak-anak, remaja, dewasa atau tua? Lihatlah ibu anda berapakah usianya? Lalu kita tidak pernah tahu kapan Allah akan mengambilnya? Masih adakah kesempatan untuk membanggakannya? Lalu mulai kapan kita akan membanggakannya? Apakah membanggakan orang tua itu harus dengan uang atau jabatan? Sesungguhnya jika kita menyadari arti kehidupan bahwa manusia tercipta di dunia hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan perintah Allah SWT dengan ini niscahya kita  dapat hidup dengan selalu membahagiakan orang tua kita. Beribadah wajib itu adalah rukun Islam tapi kita juga tahu alangkah banyaknya ibadah-ibadah lain yang dapat kita lakukan, dengan ibadah yang ikhlas iman yang terjaga akhlak yang mulia akan membuat orang tua kita tersenyum bangga kepada kita.

   Maka bahagiakanlah orang tua kita dengan segala kemampuan kita, janganlah menundanya karena kita tidak tahu apakah kita bisa membahagiakannya di waktu yang akan datang.

Keberhasilan hidup bukan dilihat dari berapa banyak harta kekayaan kita, tapi berapa banyak kita membuat orang tua kita tersenyum dengan bangga.

 

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

2 pemikiran pada “Sudahkah Kita Renungkan??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s